Kamis, 15 Februari 2024

Kedudukan Seorang Perempuan dalam Islam

(Foto: Pinterest)

Penulis: Sulistina

Editor: Diva Saputra Ahmad Setiawan

Sukabumi, Suara Perempuan- Perempuan di dalam islam memiliki peran yang sama dengan laki-laki, bahkan perempuan memiliki kedudukan yang lebih mulia dari laki-laki. Rasulullah SAW dalam beberapa hadits menjelaskan tentang pentingnya kedudukan seorang perempuan muslim. Bahkan ada hadits yang menegaskan bahwa wanita beriman bisa masuk ke surga melalui pintu mana saja.

           Dari Abdurrahman bin 'Auf radhiyallahu'anhu, Rasulullah SAW bersabda:

"Jika seorang wanita menunaikan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya:'Masuklah ke dalam surga dari pintu mana pun yang kau mau". (HR. Ahmad).

Kedudukan perempuan dalam islam menurut Qasim Amin dalam bukunya. Produkttivitas Ekonomi Perempuan dalam kajian dan gender karya Khustiani Rofiah yaitu:

1.      Kedudukan perempuan sama dengan pria dalam kesempatan beriman, beramal saleh atau beribadah (sholat, zakat, berpuasa, berhaji) dan sebagainya.

2.      Kedudukan perempuan sama dengan pria dalam berusaha untuk memperoleh, memiliki, menyerahkan atau membelanjakan harta kekayaannya.

3.      Kedudukan perempuan sama dengan pria untuk menjadi ahli waris dan memperoleh warisan, sesuai pembagian yang ditentukan.

4.      Kedudukan perempuan sama dengan pria dalam memperoleh pendidikan dan ilmu pengetahuan.

5.      Kedudukan perempuan sama dengan pria dalam kesempatan untuk memutuskan ikatan perkawinan.

6.      Wanita adalah pasangan pria, hubungan mereka adalah kemitraan, kebersamaa, dan saling ketergantungan. 

Selain itu ada dalil yang menjelaskan mengenai kedudukan perempuan dalam islam, yaitu:

إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْقَٰنِتِينَ وَٱلْقَٰنِتَٰتِ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلصَّٰدِقَٰتِ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰبِرَٰتِ وَٱلْخَٰشِعِينَ

وَٱلْخَٰشِعَٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَٰتِ وَٱلصَّٰٓئِمِينَ وَٱلصَّٰٓئِمَٰتِ وَٱلْحَٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Artinya: "Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar."

Atas dasar ayat tersebut, Said Hawwa mengatakan, "Bisa jadi, seorang wanita lebih mulia dan lebih terhormat dibanding seorang laki-laki apabila memang di lebih bertakwa dan lebih baik."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar