Sabtu, 17 Februari 2024

Mengenal Tokoh Sastrawan Djenar Maesa Ayu

 

(Foto: Suara.com)

Penulis: Diva Saputra Ahmad Setiawa
Editor: Zulfah Mubarokah

Sukabumi, Suara Perempuan- Djenar Maesa Ayu mengawali sebagai penulis cerita pendek (cerpen) dan kemudian menulis novel. Dia lahir dari keluarga yang dekat dengan seni. Ayahnya Sjumandjaya adalah seorang penulis dan sutradara terkemukan, sedangkan ibunya Toety Kirana adalah aktris era 1970.

Djenar Maesa ayu adalah salah satu penulis perempuan Indonesia yang cukup menonjol karya-karya nya yang bernuansa feminim membuat namanya dikenal dan diperhitungkan. 

Keberaniannya menulis bertema feminisme dianggap sebagai kelanjutan dari kebangkitan perempuan pengarang era 2000. Sejumlah cerpennya di anggap banyak kritikus sastra sebagai karya yang mengelaborasi tema seksualitas dan dunia perempuan.

Tak jarang, setiap karyanya terbit, selalu disertai kontrovesi. Dia tak segan memasukan sejumlah tema krusial seksualitas berikut idiom dan frasanya, seperti hubungan tak lazim dalam dunia seks, dan sejumlah tema pemberontakan perempuan yang selama ini masih jarang dijamah penulis lain.

Buku pertama yang Djenar buat berjudul "Mereka Bilang, Saya Monyet!' telah cetak ulang sebanyak delapan kali dan masuk dalam nominasi 10 besar buku terbaik Khatulistiwa Literary Award 2003, selain itu buku ini juga akan diterbitkan dalam bahasa inggris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar