Selasa, 26 Desember 2023

Tanggal 22 Desember Diperingati sebagai Hari Ibu: Yu Ketahui Seputar Hari Ibu

(Foto: Canva)

Penulis: Sulistina, Salwa
Editor: Diva Saputra Ahmad Setiawan

Sukabumi, Suara Perempuan-Apakah kalian tahu alasan kita merayakan Hari Ibu di tanggal 22 Desember? padahal makna sebenarnya di Hari Ibu itu bukan hanya sekedar merayakan sosok yang melahirkan kita. Lantas apakah kalian pernah bertanya-tanya awal mula kita merayakan hari ibu?

Semuanya berawal dari peristiwa sejarah Indonesia. Sejarah penetapan Hari Ibu yang jatuh pada setiap tanggal 22 Desember, mengacu pada Kongres Perempuan I yang dilaksanakan pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Namun, peringatan Hari Ibu baru disepakati pada Kongres Perempuan III pada tanggal 22 Desember tahun 1938 di Bandung. Dan pada tahun 1959, Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959 menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Nasional bukan Hari Libur Nasional. Dalam peringatan Hari Ibu pada tahun 1965, Presiden Soekarno menegaskan bahwa “Perempuan adalah tiang Negara”. Oleh sebab itu, perempuan diharapkan bersatu agar Indonesia tetap kuat.

Makna hari Ibu Nasional yang sesungguhnya selain sebagai rasa hormat dan ucapan terima kasih terhadap peran dan jasa para ibu, juga sebagai bentuk apresiasi kepada kaum perempuan Indonesia yang sudah memperjuangkan hak-haknya sampai detik ini. Sosok ibu sangatlah berarti dan luar biasa. Karena, Ibu merupakan seorang pendidik pertama bagi anak-anaknya. Dan peran ibu sampai kapanpun tidak akan pernah tergantikan dengan siapapun. Dengan berbagai macam perjuangan dan kasih sayangnya, ia rela mempertaruhkan nyawa demi melahirkan anaknya. Sosok Ibu juga di sebut sebagai perempuan tangguh karena ia mampu merawat dari bayi hingga tumbuh dewasa. Ibu akan selalu menjadi tempat curhat dan keluh kesah anak-anaknya, mengeluh di saat anaknya merasakan betapa kerasnya dunia. Dan Ibu selalu menyemangati apapun proses dan pencapaian anak-anaknya. Meski harapan yang ia inginkan tidak tercapai, Ibu akan tetap selalu menerima dan terus memberikan apresiasi pada anaknya untuk tidak putus asa dan mau melanjutkan proses yang anaknya ingin ia capai demi kesuksesan hidupnya.

Jadi, di balik tanggal 22 Desember yang selalu kita peringati sebagai Hari Ibu terdapat makna perjuangan para perempuan Indonesia. Untuk itu, sayangi Ibu mu selagi ia masih ada. Jangan mengecewakan dan membuat hati nya terluka dengan perkataan dan perbuatan yang kita lakukan. Sebelum nanti nya akan menjadi penyesalan di kemudian hari. Jika ibu mu sudah tiada, maka hal yang bisa di lakukan sebagai seorang anak yaitu dengan cara mendoakannya. Buat ia bangga dengan mewujudkan cita-cita dan impian mu untuk membuat ia tersenyum dengan semua pencapaian yang ingin kamu raih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar