Penulis:Sulistina, Salwa
Editor: Diva Saputra Ahmad Setiawan
Sukabumi, Suara Perempuan- Hai sobat suara perempuan kalian tau gak nih apa perbedaan antara wanita dan perempuan? Yu ketahui perbedaannya
Pada setiap
tanggal 8 Maret, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati
International Women’s Day yang biasanya digunakan untuk menyampaikan
aspirasi-aspirasi wanita.
Sebenarnya
kata “wanita” dan “perempuan” sering digunakan bergantian. Misalnya, dalam
pengisian formulir, kadang ada laki-laki dan perempuan, serta pria dan wanita.
Namun, kata “wanita” dan “perempuan” juga ada sejarahnya.
Wanita berasal dari frase bahasa Jawa yang
berbunyi “Wani Ing Tata”. Artinya, “Berani Menata”. Makanya selalu banyak orang
yang bilang kata “wanita” itu melambangkan penghormatan kepada wanita itu sendiri.
Tapi, penggunaan kata “wanita” ini juga tidak lepas dari berbagai kritik. Karena
dianggap lebih identik dengan ranah domestik seperti Ibu Rumah Tangga. Peneliti
Lipi Wasisto Raharjo Jati di tulisan Wani Ing Tata, bilang bahwa ”kalau wanita
dianggap berperan sebagai bagian dari kesempurnaan pria”.
penekanan
peran wanita dalam ranah domestik inilah yang mungkin membuat pemerintah orde
baru menormalisasi kata ini. Beda dengan kata “wanita”, kata “perempuan” lebih
dianggap mewakili kemerdekaan perempuan itu sendiri. “Empu” dalam kata
“perempuan” mempunyai arti sebagai tuan, ahli, atau induk. Makanya, kata ini
lebih banyak digunakan pada era reformasi. Misalnya, Menteri Negara Urusan
Peranan Wanita berubah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan. Ini
supaya Legacy Dominasi laki-laki dari orde baru dapat terlepas di era
reformasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar