Mengawali karirnya lewat film Untuk
Rena, Maudy mengaku dulunya merupakan anak yang introvert dan pemalu.
Namun kini ia telah banyak merilis karya-karya populer yang sebagian besar
mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dimulai dari film yaitu Perahu
Kertas, Refrain dan Habibie Ainun 3. Di bidang musik, ia merilis 4 album lahu-lagu
hits seperti Perahu Kertas, Cinta Datang Terlambat serta Kamu dan Kenangan.
Selain aktivitas di bidang seni,
Maudy juga dikenal sebagai aktivis yang peduli terhadap isu-isu sosial. Dia
aktif berbicara tentang pendidikan, lingkungan dan isu-isu perempuan melalui
media sosial dan kegiatan amal. Maudy Ayunda sangat cocok untuk dijadikan
sebagai contoh inspiratif bagi banyak orang, menunjukkan bahwa melalui kerja
keras, bakat, dan komitmen terhadap isu-isu penting, seseorang dapat sukses dan
memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Meski disibukkan dengan aktivitas di
dunia entertainment, Maudy selalu mengutamakan studinya. Ia menyelesaikan studi
sarjananya di Universitas Oxford pada September 2013, mengambil jurusan
Politics, Philosophy, and Economics (P.P.E), dan lulus pada tahun 2016. Merasa
belum puas, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 pada tahun 2019 dan
diterima di dua kampus ternama dunia, yaitu Universitas Stanford dan
Universitas Harvard. Meskipun sempat bimbang, akhirnya ia memutuskan untuk
mengambil Stanford.
Maudy Ayunda merupakan salah satu perempuan hebat yang bahkan bisa memikirkan kesejahteraan banyak orang di sekitarnya yang masih kurang beruntung dalam hidupnya. Maka sudah sepatutnya sosialita ini menjadi panutan dan inspirasi bagi banyak anak muda untuk lebih giat belajar demi mewujudkan mimpi-mimpinya. Karena dengan kerja keras, hasil akan mengikuti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar