Jumat, 26 Januari 2024

Hari Kanker Payudara Sedunia


(Foto: Canva)

Penulis: Sulistina
Editor: Diva Saputra Ahmad Setiawan

Sukabumi, Suara Perempuan- Hari Kanker Payudara Sedunia diperingati Setiap Tanggal 19 Oktober, Hari Kanker Payudara Sedunia atau International Day Against Breast Cancer merupakan peringatan yang mengajak seluruh masyarakat dunia memberikan perhatian kepada penyumbang angka kematian tertinggi yang diakibatkan oleh kanker payudara pada perempuan.

Peringatan ini mulai dirayakan sejak 1985. Dikutip dari Brevard Health, peringatan ini pertama kali dilakukan oleh American Cancer Society yang bekerja sama dengan Imperial Chemical Industries sekarang sudah menjadi bagian dari AstraZeneca yang memproduksi obat-obatan anti-kanker.

Pada tahun 1992 munhculah istilah “Pink Ribbon” atau pita pink yang digunakan sebagai simbol Peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia. Ide ini dipopulerkan oleh perusahaan kosmetik Estee Lauder yang waktu membagikan 1,5 juta pita pink kepada masyarakat untuk memperingati momen tersebut.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, data Globocan pada 2020 mencatat terdapat 68.858 kasus kanker payudara atau setara 16,6% dari total 396.914 kasus kanker di Indonesia. Tidak berhenti disitu, angka kematiannya pun cukup masif, mencapai 22 ribu jiwa kasus. Selain itu pada akhir tahun 2020, terdapat 7,8 juta wanita hidup yang didiagnosis menderita kanker payudara dalam 5 tahun terakhir, menjadikannya kanker paling umum di dunia. Kanker payudara terjadi di setiap negara di dunia pada wanita usia berapa pun setelah masa pubertas, namun angka kejadiannya meningkat di kemudian hari. 

Kematian akibat kanker payudara tidak banyak berubah sejak tahun 1930 hingga tahun 1970 ketika pembedahan saja merupakan cara pengobatan utama. Peningkatan angka kelangsungan hidup dimulai pada tahun 1990an ketika negara-negara menetapkan program deteksi dini kanker payudara yang dikaitkan dengan program pengobatan komprehensif termasuk terapi medis yang efektif.

Rata-rata pengidap kanker payudara ini tutup usia di antara 45-55 tahun. Bahkan, 1 dari 8 wanita disebut memiliki kemungkinan terpapar kanker payudara. Beberapa faktor yang biasanya ditemukan pada pengidap kanker payudara adalah berusia antara 45-60 tahun, berjenis kelamin wanita, memiliki riwayat penyakit payudara, terdapat anggota keluarga yang pernah mengidap kanker, dan mengalami obesitas setelah menopause.

Dengan adanya peringatan ini diharapkan bisa membuka mata semua wanita untuk periksa secara rutin dan menjauhi pola hidup yang tidak sehat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar