(Foto: Wikipedia)
Penulis: Sulistina, Salwa
Editor: Diva Saputra Ahmad Setiawan
Sukabumi, Suara Perempuan- Hai sobat suara perempuan, kalian tau gak sih siapa tokoh jurnalis perempuan
pertama di Indonesia?
Dia bernama Roehana Koeddoes. Ia merupakan jurnalis perempuan pertama di Indonesia yang
menjadi simbol kesetaraan gender dan kebebasan berekspresi. Ia bahkan di
sebut-sebut sebagai “Kartini dari Sumatera”.
Roehana
tumbuh di era ketika perempuan Indonesia tidak mendapat akses terhadap
pendidikan formal. Dari situlah Roehana tergerak untuk mendirikan sekolah
khusus perempuan untuk mengangkat drajat perempuan. Sampai pada akhirnya ia
sukses mendirikan sekolah yang bernama “Kerajinan Amai Setia” pada 11 Februari
1911 yang fokus mengajarkan keterampilan seperti menulis, membaca, berhitung,
menyulam dan menjahit.
Perjuangannya
tak hanya sampai di situ. Demi menjalankan misi yang lebih mulia, ia menjadi
seorang jurnalis yang berkontribusi besar dalam merintis surat kabar perempuan
pertama yang bernama “Soenting Melajoe”. Sebagai seorang jurnalis, Roehana
aktif menulis banyak artikel yang mendorong kaum perempuan untuk membela
kesetaraan dan melawan kolonialisme. Bahkan beberapa di antara karyanya
tersebut mendapatkan pengakuan secara nasional. Sebagai yang pertama, aksi
Roehana ini menginspirasi perkembangan beberapa surat kabar perempuan Indonesia
lainnya. Atas prestasinya, Roehana mendapatkan penghargaan sebagai Wartawati
Pertama Indonesia dan Perintis Pers Indonesia. Sampai akhirnya pemerintah
Indonesia menobatkannya sebagai pahlawan nasional pada 8 November 2019.
Blog ini sangat bagus, karena saya sendiri baru mengetahui tokoh jurnalistik Indonesia yang dimana seorang perempuan
BalasHapusblog ini sangat menarik dan bagus untuk dibaca
BalasHapusKaeena membaca blog ini saya jadi mengetahui ternyata tokoh jurnalis perempuan pertama yaitu bernama Roehana Koeddoes dan beliau juga ternyata menjadi simbol kesetaraan gender dan kebebasan berekspresi.
BalasHapus